Buku ini mengangkat kegelisahan yang dekat dengan
kehidupan generasi masa kini generasi Z yang tumbuh dan berkembang di tengah
derasnya arus digitalisasi. Di satu sisi, dunia maya menghadirkan kemudahan
akses terhadap berbagai informasi, termasuk nilai-nilai keagamaan. Namun di
sisi lain, ia juga memunculkan kebingungan, kegamangan, dan krisis makna dalam
memahami serta menghayati iman.
Melalui pendekatan
reflektif dan naratif, buku ini mengajak pembaca untuk menyelami perjalanan
iman yang tidak lagi bersifat statis atau sekadar warisan, melainkan sebuah
proses pencarian yang dinamis, personal, dan penuh pertanyaan. Iman dalam
konteks generasi Z digambarkan sebagai sesuatu yang terus diuji, dirakit ulang,
dan ditemukan kembali di tengah hiruk-pikuk media sosial, algoritma, serta
beragam perspektif yang saling bersaing.
Buku ini tidak hadir
sebagai sumber jawaban mutlak, melainkan sebagai teman perjalanan mengajak
pembaca untuk berhenti sejenak, merenung, dan berani bertanya tentang makna
kehidupan, ketenangan batin, dan hubungan dengan Tuhan. Dengan bahasa yang
ringan namun penuh makna, penulis berupaya menjembatani antara realitas digital
dan kebutuhan spiritual manusia modern.
Pada akhirnya, buku
ini menjadi ruang kontemplasi bagi siapa saja yang merasa kehilangan arah di
tengah keramaian dunia maya, sekaligus menjadi pengingat bahwa iman bisa tumbuh
dari keberanian untuk mencari, merasakan, dan memahami bahkan dari sebuah pertanyaan
sederhana.
Penulis: 1) Wanseli Hidayatur Rohma, 2) Shinta Nuriyah Qurrotul A'yun, 3) Arrini
Syahadah, 4) Ila Mar'atus Sholehah, 5) Moh. Farhan
Harga: Rp. 45.000,-




